Selasa, 27 Oktober 2015

studi kasus telematika

1. STUDI KASUS MENGENAI TELEMATIKA : I-BANKING

Seiring perkembangan zaman yang mengusung teknologi canggih pada setiap aktifitas yang kita lakukan. Saat ini pasti anda sudah tidak asing lagi mendengar kata “I-BANKING”. Sebenernya apa sih I-BANKING itu sendiri ? menurut saya pribadi yang telah menggunakan teknologi ini, I-BANKING merupakan sebuah teknologi dimana kita bisa mengakses saldo tabungan pada nomer rekening melalui internet. Bukan hanya bisa mengakses saldo tabungan saja tetapi kita bisa melakukan aktifitas-aktifitas yang biasa kita lakukan di ATM seperti transfer, pembelian pulsa, pembayaran listrik & telpon rumah, dan lain-lain. Teknologi ini kebanyakan sudah dimanfaatkan oleh bank-bank besar seperti Mandiri dan BCA guna memudahkan nasabahnya untuk melakukan transaksi perbankan. Saya sendiri sudah menggunakan teknologi ini kurang lebih selama dua tahun karena menurut saya teknologi ini cukup praktis dan mudah digunakan. Kita hanya perlu menyiapkan sebuah PC/Laptop yang terkoneksi dengan internet. Tapi sebelumnya kita harus mendaftarkan nomer rekening kita ke bank untuk mendapatkan username, password + token untuk menjalankan nya.
Menurut saya penggunaan I-BANKING ini sangat berguna untuk anda yang mempunyai mobilitas tinggi dan mempunyai bisnis online sehingga anda tidak harus bolak-balik ATM untuk sekedar mengecek saldo.

sumber : 
http://iqbal1991.wordpress.com/2013/12/01/studi-kasus-mengenai-telematika-i-banking/


 
 
 
2. Indonesia Termasuk Paling Rajin Beli Smartphone
 
Kasus :

Jakarta – Indonesia termasuk salah satu negara teratas di Asia Tenggara yang paling doyan belanja smartphone bersama Thailand dan Filipina.
Dari hasil riset terbaru IDC, negara-negara berkembang di Asia Tenggara ini diperkirakan telah menjual sekitar 23 juta unit smartphone di sepanjang kuartal ketiga 2014 lalu.
Meski tak dirinci jumlah penjualannya, namun Thailand, Filipina, dan Indonesia disebut memimpin angka pertumbuhan sekitar dobel digit dibandingkan periode sama tahun lalu.
Di kawasan ini, merek global juga mendapat tekanan dari merek lokal dan China dimana pangsa pasarnya hanya 43% di kuartal ketiga 2014 dari 62% di kuartal ketiga 2013.
“Vendor lokal berhasil memperkuat pasarnya dengan menawarkan produk dibawah harga USD 100. Sementara vendor asal China menggarap segmen dengan harga USD 100–USD 200,” ungkap Senior Market Analyst of Client Devices Research at IDC Asia/Pacific Kiranjeet Kaur seperti detikINET kutip Cellular-News, Senin (22/12/2014).
Sementara secara total, jumlah smartphone yang dikapalkan di kawasan Asia Pasifik di luar Jepang selama kuartal ketiga 2014 tumbuh 24% dibandingkan periode sama 2013. Pasar China menunjukkan pelambatan pertumbuhan, sedangkan India memimpin pertumbuhan sebanyak 23 juta unit di periode tersebut.

Tanggapan saya :
Smartphone memang menjadi teman kita sehari hari, smartphone bisa membuat percakapan jarak jauh, mengirim/menerima pesan, bermain games, ngirim e-mail/tugas dll. kecanggihan smartphone ini memang yg dibutuhkan oleh manusia, tetapi kenapa indonesia tidak bisa membuat smartphone buatan sendiri dan bisa lebih canggih dari smartphone impor lainnya.

sumber :
http://inet.detik.com/read/2014/12/22/081508/2783831/319/indonesia-termasuk-paling-rajin-beli-smartphone
https://sofyankrenz.wordpress.com/2015/01/01/tugas-3-analisa-studi-kasus-telematika/

telematika



Definisi Telematika
Kata telematika berasal dari istilah dalam bahasa Perancis Telematique yang merujuk pada bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Istilah telematika merujuk pada hakekat cyberspace sebagai suatu sistem elektronik yang lahir dari perkembangan dan konvergensi telekomunikasi, media dan informatika.
Istilah Teknologi Informasi itu sendiri merujuk pada perkembangan teknologi perangkat-perangkat pengolah informasi. Para praktisi menyatakan bahwa Telematics adalah singkatan dari Telecommunication and Informatics sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah Telematics juga dikenal sebagai {the new hybrid technology} yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah konvergensi. Semula media masih belum menjadi bagian integral dari isu konvergensi teknologi informasi dan komunikasi pada saat itu.
Belakangan baru disadari bahwa penggunaan sistem komputer dan sistem komunikasi ternyata juga menghadirkan Media Komunikasi baru. Lebih jauh lagi istilah Telematika kemudian merujuk pada perkembangan konvergensi antara teknologi telekomunikasi, media dan informatika yang semula masing-masing berkembang secara terpisah. Konvergensi telematika kemudian dipahami sebagai sistem elektronik berbasiskan teknologi digital atau {the Net}.

Trend Telematika di Indonesia
Trend telematika di Indonesia pada umumnya akan berkembang dengan pesat dengan seiring berkembangnya teknologi informasi. Masyarakat saat ini tidak harus bersusah payah untuk menghubungi kerabat, teman atau keluarga mereka atau hanya sekedar mencari informasi. Mereka sudah bisa mendapatkan informasi melalui fasilitas telepon, internet dan dapat melihatnya melalui televisi. Trend tersebut akan berkembang lebih pesat lagi bila diiringi dengan sumber daya yang mumpuni.
Pada prinsipnya berbagai jenis usaha di dunia telematika dapat dipilah-pilah menjadi berbagai usaha yang sifatnya modular tidak terlalu tergantung satu dengan lainnya. Beberapa servis seperti NIC servis dan CA/RA/PKI servis memang merupakan servis pendukung yang sifatnya tidak terlalu profit-oriented, akan tetapi tidak bisa dipisahkan dari usaha yang didukungnya.
Pemanfaatan Teknologi dan Komunikasi (TIK) juga tidak akan kalah dengan perkembangan TIK saat ini. Perangkat komputasi berskala terabyte, penggunaan multicore processor, penggunaan memori dengan multi slot serta peningkatan kapasitas hard disk multi terabyte akan banyak bermunculan dengan harga yang masuk akal. Komputasi berskala terabyte ini juga didukung dengan akses wireless dan wireline dengan akses bandwidth yang mencapai terabyte juga. Hal ini berakibat menumbuhkan faktor baru dari perkembangan teknologi. Antarmuka pun sudah semakin bersahabat, lihat saja software Microsoft, desktop Ubuntu, Google Apps, Yahoo Apps Live semua berlomba menampilkan antarmuka yang terbaik dan lebih bersahabat dengan kecepatan akses yang semakin tinggi. Hal ini ditunjang oleh search engine yang semakin cepat mengumpulkan informasi yang dibutuhkan oleh penggunaannya.

Sejarah Telematika
Istilah telematika pertama kali digunakan pada tahun 1978 oleh Simon Nora dan Alain Minc dalam bukunya L'informatisation de la Societe. Istilah telematika yang berasal dari kata dalam bahasa Perancis telematique merupakan gabungan dua kata telekomunikasi dan informatika. Pengertian Telematika sendiri lebih mengacu kepada industri yang berhubungan dengan penggunaan komputer dalam sistem telekomunikasi. Yang termasuk telematika ini adalah layanan dial up ke Internet maupun semua jenis jaringan yang didasarkan pada sistem telekomunikasi untuk mengirimkan data. Internet sendiri merupakan salah satu contoh telematika. Menurut Wikipedia, istilah telematika ini sering dipakai untuk beberapa macam bidang.
Integrasi antara sistem telekomunikasi dan informatika yang dikenal sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika atau ICT (Information and Communications Technology). Secara lebih spesifik, ICT merupakan ilmu yang berkaitan dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi dengan menggunakan peralatan telekomunikasi. Secara umum, istilah telematika dipakai juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS (Global Positioning System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication technology). Secara lebih spesifik, istilah telematika dipakai untuk bidang kendaraan dan lalulintas (road vehicles dan vehicle telematics).


Sumber definisi telematika :

Sumber trend telematika :

Sumber sejarah telematika :